Modifikasi Knalpot Aftermarket, Benarkah Mesin Kawasaki Ninja 250RR Mono Rentan Mati?

Friday, March 16th, 2018 - Modifikasi Knalpot

Mungkin dari sebagian pecinta otomotif roda dua terkadang masih merasa bingun mengenai perihal modifikasi knalpot aftermarket, benarkah mesin Kawasaki Ninja 250RR Mono rentan mati? Jawabannya memang “Ya” benar sekali, hanya saja kasus tersebut tidak selalu terjadi pada setiap pengguna motor tersebut yang kemudian mengganti knalpotnya dengan tipe racing atau free flow, karena diketahui bahwa kasus tersebut biasanya terjadi pada mereka yang masih belum mengetahui sistematis dari mesin motor sport terbaru Kawasaki tersebut.

Modifikasi Knalpot Aftermarket, Benarkah Mesin Kawasaki Ninja 250RR Mono Rentan Mati?

Diketahui penyebabnya sendiri adalah karena ketika knalpot diganti dengan menggunakan knalpot aftermarket atau knalpot berjenis racing maka RPM pada motor tersebut pun ikut berubah dan bahkan menurun, hal tesebut karena gas buang melalui knalpot racing yang bersifat free flow lebih loss sedangkan bensin yang masuk pada ruang bakar masih mimim. Dan alhasil kondisi tersebut menyebabkan RPM pada mesin turun dan bahkan mampu membuat mesin berhenti atau mati secara mendadak, maka dari itulah untuk mereka yang masih belum menyadari hal tersebut akan selalu memiliki pertanyaan seputar modifikasi knalpot aftermarket, benarkah mesin Kawasaki Ninja 250RR Mono rentan mati?

Modifikasi Knalpot Aftermarket, Benarkah Mesin Kawasaki Ninja 250RR Mono Rentan Mati?

Ketika knalpot diganti, pada beberapa kasus putaran mesin pun malah semakin menurun, jika normalnya putaran mesin Kawasaki Ninja 250RR Monomencapai 1.500rpm maka putaran mesinnya sendiri akan menurun menjadi 1.200rpm bahkan menginjak putaran 1.100rpm, maka dari itulah tak heran jika tiba-tiba mesin akan mati secara mendadak. Sebenarnya tidak perlu merasa bingung karena permasalahan tersebut, hanya saja solusi untuk motor yang menggunakan sistem pembakaran injeksi memang akan selalu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, karena komponen yang perlu diganti adalah ECU yang merupakan inti dari mesin yang menggunakan sistem pembakaran injeksi.

Jika knalpot diganti dengan menggunakan knalpot racing atau aftermarket maka ECU pun disarankan diganti dengan menggunakan ECU aftermarket, selain itu, PiggyBack pun disarankan diganti dengan menggunakan komponen aftermarket dimana ketika dua komponen tersebut diganti maka anda pun harus menyiapkan dana hingga kisaran 7 juta rupiah. Sedangkan untuk knalpotnya sendiri, disarankan menggunakan knalpot aftermarket yang sudah menggunakan sistem db killer sehingga pasokan gas buang tidak terlalu besar dan akan sedikit terhambat, yang akan membuat mesin tidak mudah mati mendadak.

Bagaimana, masih tertarik untuk mengganti knalpot aftermarket pada Kawasaki Ninja 250RRĀ  Mono? Semoga sedikit ulasan mengenai modifikasi knalpot aftermarket, benarkah mesin Kawasaki Ninja 250RR Mono rentan mati? di atas dapat membantu serta menjadi informasi modifikasi otomotif yang bermanfaat untuk anda semuanya.

modifiikasi mengapa mesin ninja rr mono sering mati setelah di ganti knalpot aftermarket

Foto Gambar dari Modifikasi Knalpot Aftermarket, Benarkah Mesin Kawasaki Ninja 250RR Mono Rentan Mati?

  • Modifikasi Knalpot Aftermarket, Benarkah Mesin Kawasaki Ninja 250RR Mono Rentan Mati?
Modifikasi Knalpot Aftermarket, Benarkah Mesin Kawasaki Ninja 250RR Mono Rentan Mati? | Kowau Subrata | 4.5